Showing posts with label motivasi. Show all posts
Showing posts with label motivasi. Show all posts

Wednesday, 23 May 2012

Pemimpin ataukah Bos ?


Pemimpin ataukah Bos?

  • Apakah perbedaan antara pemimpin dengan boss? Di bawah ini adalah perbandingannya :
  • Seorang boss mempekerjakan bawahannya; Tetapi seorang pemimpin mengilhami mereka,
  • Seorang boss menimbulkan ketakutan; Tetapi seorang pemimpin memancarkan kasih.
  • Seorang boss mengatakan ‘aku’; Tetapi seorang pemimpin mengatakan ‘kita’.
  • Seorang boss menunjukkan siapa yang bersalah; Tetapi seorang pemimpin menunjukkan apa yang salah.
  • Seorang boss tahu bagaimana sesuatu dikerjakan; Tetapi seorang pemimpin tahu bagaimana mengerjakannya.
  • Seorang boss berkata, ‘Pergi!’; Tetapi seorang pemimpin berkata, ‘Mari kita pergi!’.
Maka jadilah seorang pemimpin, dan bukan seorang boss.

Kisah Seorang Pemimpin

Televisi Fox Amerika pernah bertanya kepada Presiden Iran Ahmadinejad : “Saat Anda bercermin di pagi hari, apa yang Anda katakan pada diri Anda?” Ahmadinejad menjawab, “Saya melihat seseorang di cermin dan berkata padanya, Ingatlah Anda tidak lebih dari seorang pelayan kecil. Di depanmu hari ini ada tanggung jawab besar dan itu adalah melayani bangsa Iran”.

Selain itu, Ketika menyumbangkan karpet Istana Presiden (berkualitas tinggi tentunya) ke sebuah mesjid di Teheran. Ia mengganti karpet istana dengan karpet murah.

Sumber :
www.intersat.net.id/forum

Sahabat

SMA N 2 Yogyakarta


















Apa itu sahabat?
Sebagian besar orang akan menjawab “sahabat adalah orang yang menyayangi kita, orang yang bisa memahami kita, orang yang senantiasa hadir saat kita membutuhkan, mau berbagi, orang yang mau mendengar keluh kesah kita, orang yang mau bersahabat dengan kita apa adanya.

”Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri.
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang bahkan seringkali melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai dan arti yang indah.

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang. Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Ingatlah kapan terakhir kali kamu berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping kamu ?? Siapa yang mengasihi kamu saat kamu merasa tidak dicintai ?? Siapa yang ingin bersama kamu saat kamu tak bisa memberikan apa-apa ??

MEREKALAH SAHABATMU

Sebuah Motivasi Diri


Terkadang ada saat-saat dalam hidup ketika engkau merindukan seseorang begitu dalam,hingga engkau ingin mengambilnya dari angan-anganmu, lalu memeluknya erat-erat!

Ketika pintu kebahagiaan tertutup, dan pintu yang lain terbuka, seringkali kita memandang terlalu lama pada pintu yang tertutup hingga kita tidak melihat pada pintu yang lain,
yang telah terbuka bagi kita.

Jangan percaya penglihatan; penglihatan dapat menipu.  Jangan percaya kekayaan, kekayaan dapat sirna.
  Percayalah pada Dia yang dapat membuatmu tersenyum, sebab hanya senyumlah yang dibutuhkan
 untuk mengubah hari gelap menjadi terang. Carilah Dia, yang membuat hatimu tersenyum

Angankan apa yang engkau ingin angankan, pergilah kemana engkau ingin pergi jadilah seperti yang engkau kehendaki, sebab hidup hanya satu kali dan engkau hanya memiliki satu kesempatan untuk melakukan segala hal yang engkau ingin lakukan. Semoga engkau punya cukup kebahagiaan  untuk membuatmu tersenyum, cukup pencobaan untuk membuatmu kuat,
  cukup penderitaan untuk tetap menjadikanmu manusiawi, dan cukup pengharapan untuk menjadikanmu bahagia.

Mereka yang paling berbahagia tidaklah harus memiliki yang terbaik dari segala sesuatu, mereka hanya mengoptimalkan segala sesuatu yang datang dalam perjalanan hidup mereka.
Masa depan yang paling gemilang  akan selalu dapat diraih dengan melupakan masa lalu yang kelabu, engkau tidak akan dapat maju dalam hidup hingga engkau melepaskan, segala kegagalan dan sakit hatimu.

Ketika engkau dilahirkan, engkau menangis sementara semua orang di sekelilingmu tersenyum.Jalani hidupmu sedemikian rupa, hingga pada akhirnya engkaulah satu-satunya yang tersenyum, sementara semua orang di sekelilingmu menangis.

Jangan hitung tahun-tahun yang lewat, hitunglah saat-saat yang indah.
Hidup tidak diukur dengan banyaknya napas yang kita hirup, melainkan dengan saat-saat dimana kita menarik napas bahagia.

Monday, 26 December 2011

Lilin Harapan


Ada 4 lilin yang menyala,
Sedikit demi sedikit habis meleleh.
Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka



Yang pertama berkata:
Aku adalah Damai
Namun manusia tak mampu menjagaku: maka lebih baik aku mematikan diriku saja!”
Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.

Yang kedua berkata:
Aku adalah Iman
Sayang aku tak berguna lagi.
Manusia tak mau mengenalku,
Utnuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.”
Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.

Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara:
“ Aku adalah Cinta
Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala.
Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku berguna.
Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya.”
Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.


Tanpa terduga..
Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga Lilin telah padam.
Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata:
“ Ekh apa yang terjadi?! Kalian harus tetap menyala, Aku takut akan kegelapan!”
Lalu ia mengangis tersedu-sedu.





Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata:
“Jangan takut,
Janganlah menangis,
selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga Lilin lainnya:
                    Akulah

                HARAPAN”
 
Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya
Apa yang tidak pernah mati hanyalah 
             "HARAPAN"
yang ada dalam hati kita....
...dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat, seperti sang anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan HARAPAN-nya!!!

sb :H. Yahya